Bangkitlah dari kesedihan, karena kesedihan adalah proses yang harus dilalui untuk menuju kebahagiaan.

Kamu tak akan pernah bisa meraih apa yg ada di depanmu, jika kamu tak pernah mau melepaskan apa yg ada di masa lalumu.

Jangan mencoba tuk menjadi handal dlm sgala hal. Jadilah handal dlm satu hal. Itu yg membuatmu istimewa.

Yg membedakan Pemenang dgn pecundang adalah bagaimana seseorang Bereaksi terhadap setiap perubahan Takdirnya.

Pernah terbesit dipikiran kalau cinta adalah hal paling indah dalam hidup, beda saat kita sendiri hati ini terasang kosong bagai tidak ada isinya.

Hal paling penting didunia ini adalah kasih sayang, seandainya tidak ada mungkin dunia sudah kiamat.

Selasa, 10 April 2012

Tukang Mi Ayam Bergaji Rp 50 Juta


BogorSiapa sangka Wahyu Indra, sarjana lulusan Institut Ilmu Sosial dan Politik (ISIP) Jakarta ini menggeluti pekerjaan sebagai seorang penjual mi ayam? Siapa yang sangka pula, ternyata dari gerobak mi itu ia kini mendapat penghasilan sebesar Rp 50 juta per bulan? Tapi itulah fakta yang kini terjadi. Pria yang pernah bergelut di perfilman nasional itu kini memiliki usaha waralaba mi ayam gerobak.
Bagi Wahyu, untuk berpenghasilan setara dengan gaji Presiden, itu membutuhkan perjuangan panjang dan tak kenal lelah. Bahkan, bapak tiga anak ini sempat didera rasa galau akibat ketidakpastian usaha mi ayamnya itu. Wahyu "lari" dari bisnis sampingannya itu dan tergoda kembali bekerja sebagai Asisten Produser di salah satu rumah produksi ternama di Indonesia.
Berkat pedagang tongseng di Tanah Baru, Depok, Wahyu pun akhirnya fokus menjalani usahanya itu. "Waktu makan tongseng, saya tanya sama pedagangnya, ruko ini sewanya berapa per bulan. Dia bilang punya sendiri. Saya tanya lagi berapa lama jualan tongseng, dia bilang lima belas tahun dan mulai tahun ke sepuluh merasakan enaknya. Di situ saya terpecut. Saya baru satu tahun buka saja sudah nyerah, cemen," kata Wahyu di Kantor Pusat Mi Ayam Grobakan di Jalan Merpati 6 No 221, Perumnas Depok I, Sabtu (7/4).
Semangat untuk terus maju menjadikan Wahyu meninggalkan pekerjaan yang membesarkan namanya itu di dunia perfilman dan bergaji Rp 15 juta per bulan. Wahyu pun mematenkan mi ayamnya dan melanjutkan usaha mi ayam dengan sistim waralaba atau franchise. Dengan dana kemitraan Rp 7,5 juta, kini Wahyu telah mimiliki 120 mitra di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kemudian di Bandung, Semarang, dan Pekanbaru.
"Alhamdulillah dengan fokus saya bisa mengembangkan usaha ini," ujar pria kelahiran 3 Mei 1972 itu.
Berawal dari hobi makan mi ayam, Wahyu pun tertarik untuk berjualan mi ayam. Ketertarikan itu muncul karena penggemar mi ayam dari segala umur. Wahyu pun mulai gencar mencoba mi ayam berbagai produk. Dari mi ayam terkenal hingga yang biasa. Tahun 2007, suami dari Ervina Widamayanti itu pun mulai mencari resep untuk membuat mi ayam yang enak dan sehat disantap. Setiap menemukan resep membuat mi dari berbagai sumber, Wahyu pun mencoba mi buatannya itu ke pasar. Baik itu di acara keluarga hingga acara di RT dan RW.
Hasilnya Wahyu pun menemukan resep mi yang enak, lembut, dan tidak mudah putus. Tak hanya itu, mi-nya bebas bahan pengawet, kimia, dan halal. Resep lainnya adalah bumbu. Ketika dirasakan mi ayam yang gepeng itu begitu mantap dimulut. Bumbu serta sambal yang menyatu di mi ayam itu menari di lidah. Potongan daging ayam yang segar menambah kelezatan mi ayam buatan Wahyu.
Dengan modal Rp 27 juta, Wahyu pun memberanikan diri membuka usaha mi ayam. Modal itu digunakan untuk membeli mesin pembuat mi Rp 6,5 juta, bahan baku serta menyewa tempat berjualan di Jalan Mawar. Tepat sehari setelah lebaran pada 2008, Wahyu resmi berjualan mi ayam. Sambutannya pun luar biasa. Hampir 100 mangkuk mi ayam seharga Rp 7,000 terjual. Kemudian, Wahyu pindah ke Jalan Merpati. Walaupun pindah mi ayam Wahyu tetap diburu konsumen.
Tak puas dengan buatan mi ayamnya, Wahyu pun mencoba mengembangkan usahanya. Mulainya Wahyu membaca buku tentang waralaba. Setelah yakin Wahyu pun mengembangkan usahanya dengan cara waralaba.
Setiap kemitraan dananya Rp 7,5 juta. Dengan dana itu akan mendapatkan gerobak mi ayam yang terbuat dari kayu jati Belanda dan mendapatkan 28 item lainnya. Selain itu diberikan juga pelatihan cara membuat mi, bumbu mi ayam, dan sambal. Selanjutnya dicarikan lokasi jualan dan pendampingan usaha.
Analisa investasi dari modal Rp 7,5 juta itu adalah pemasukan mi ayam per hari Rp 187.000 (25 mangkok), teh botol Rp 75.000, bakso (2 buah) Rp 30.000, pangsit rebus (2 buah) Rp 15.000. Jika dihitung per bulan maka penghasilannya Rp 9.2 juta. Sedangkan pengeluaran per bulannya mencapai Rp 2,3 juta.
"Dari 120 mitra, 20 persennya ada yang berhenti karena berbagai hal. Ada juga berhenti lalu melanjutkan kembali. Sisanya sukses, bahkan sudah ada yang 100 mangkok per hari. Kepercayaan menjadi komitmen kami," ujarnya.

wartakotalive.com

Minggu, 08 April 2012

Eadweard J. Muybridge (1830-1904) Penemu Gambar Bergerak Pertama

Hari ini Google memperingati Eadweard Muybridge tidak selalu "Eadweard Muybridge." Dia lahir di Inggris sebagai "Edward James Muggeridge," dan setelah beberapa kali mencoba untuk menciptakan moniker memuaskan, ia menetap di nama "Muygridge" untuk sementara waktu. Bukan saja ia tidak puas dengan namanya, ia ingin kehidupan yang berbeda, sehingga ia berimigrasi ke San Francisco pada 20-an dan menetap di penerbitan buku.
Dia berhasil sampai nasib ikut berbicara. Pada 1860, kecelakaan kereta pos meninggalkannya dengan cedera kepala serius, dan ia kembali ke Inggris untuk pulih. Sementara ia sembuh total secara fisik, kepribadiannya menjadi terasa eksentrik, yang terwujud dalam beberapa hal yang dramatis.
Sementara masa penyembuhan di Inggris, Muybridge diperkenalkan dengan fotografi yang ia mengejar gairah. Ia kembali ke San Francisco pada pertengahan 1860-an dan kembali membuktikan dirinya sebagai seorang fotografer bernama "Muybridge." Dia khusus dalam lansekap dan subyek arsitektur dan memperoleh reputasi dan mengikuti untuk reproduksi menakjubkan tentang Yosemite. Hal ini menyebabkan kontrak pemerintah untuk menembak wilayah Alaska baru, dan ia memperluas karyanya ke lokasi lain di Barat.
Dengan karir yang sedang berkembang, ia mampu untuk akhirnya menetap di sebuah identitas. Dia mengganti ejaan nama depannya pada 1870-an untuk "Eadweard" dan dengan demikian dicap dirinya sebagai "Eadweard Muybridge."
Muybridge datang ke perhatian dari Leland Sanford, mantan gubernur California, presiden Pacific Railroad Tengah dan peternak kuda. Sanford diminta bantuannya dalam memecahkan perdebatan populer di kalangan set berkuda. Sanford percaya bahwa di beberapa titik sementara kuda yang berlari, keempat kakinya dari tanah pada saat yang sama, tetapi ia tidak tahu cara membuktikannya. Legenda mengatakan bahwa taruhan $ 25.000 merupakan faktor pendorong dalam urgensi Sanford untuk mendapatkan pertanyaan ini diselesaikan.
Muybridge tertarik dengan tantangan ini dan dikejar bukti foto dari seluruh anggapan hati sampai ia teralihkan oleh sebuah insiden nyaman dalam kehidupan pribadinya. Muybridge istri yang berselingkuh, dan Muybridge diasumsikan anak ia melahirkan milik Larkyns Harry Mayor. Tidak ingin menjadi orang yang bodoh, Muybridge pergi ke rumah Larkyns ', dia dihadapkan dengan kecurigaan dan kemudian menembak dan membunuhnya.
Untungnya, kehidupan Muybridge yang tidak rusak meskipun ia diadili karena pembunuhan. Berkat cedera otaknya 14 tahun sebelumnya, ia memiliki pertahanan: kegilaan. Berkat hubungannya dengan Sanford, ia memiliki uang untuk pengacara yang baik. Meskipun banyak teman bersaksi kepada ketidakstabilan mental Muybridge itu, juri tidak membelinya dan menolak pembelaan kegilaan. Muybridge dibebaskan, namun, sebagai juri memutuskan perilakunya sebagai "pembunuhan dibenarkan." Apa kabar baik bagi Muybridge: dia tidak gila, dan dia berhasil lolos dengan pembunuhan, secara harfiah!
Setelah sidang, Muybridge membiarkan hal-hal dingin dan menghabiskan waktu dengan bekerja di Amerika Tengah sebelum kembali ke kolaborasinya dengan Sanford. Pada tahun 1877, Muybridge mengambil satu foto yang membuktikan bahwa kuda memang, secara singkat memiliki semua empat kaki dari tanah sementara berderap. Seperti nasib itu, bagaimanapun, bahwa negatif hilang.
Sanford adalah orang yang ditentukan, dan dia bersikeras pada bukti yang pasti lebih. Muybridge sekali lagi naik menjadi tantangan. Dia mendirikan sebuah seri kamera sepanjang sisi jalur untuk menempuh jarak total langkah kuda. Setiap kamera memiliki jalur perjalanan melekat pada rana yang dipicu oleh kuku kuda.
Rangkaian foto itu disebut Kuda in Motion dan berhasil membuktikan bahwa firasat Sanford adalah benar. (Klik foto untuk melihat animasi.) Keempat kuku adalah dari tanah pada saat yang sama, tetapi tidak ketika kaki sepenuhnya diperpanjang depan dan belakang sebagai ilustrator paling telah digambarkan. Sebaliknya, kuda itu udara saat ini ketika semua empat kaki berada di bawah tubuh dan berat sedang bergeser dari kaki depan ke kaki belakang.
Untuk melihat foto, Muybridge menciptakan sebuah alat yang disebut zoopraxiscope . Sebuah strip dari gambar berturut-turut dipasang pada disk kaca berputar dan dilihat melalui celah. Rotasi gambar cepat menyebabkan mereka bergabung dalam pikiran pemirsa sehingga memberikan ilusi gerakan. Pada tahun 1880 setelah seorang wartawan telah melihat demonstrasi publik zoopraxiscope, ia menulis dalam Call San Francisco, "Tidak ada yang ingin tapi derap kaki kuda di atas rumput dan napas sesekali uap dari lubang hidung, untuk membuat penonton percaya bahwa dia sebelum dia asli daging-darah dan tunggangan. "
Foto Muybridge ini diterbitkan, dan ia memukul rangkaian kuliah di AS dan Eropa. Rasa ingin tahunya tidak berhenti pada kuda, dan ia direplikasi teknik mengambil gambar berturut-turut untuk merekam gerakan dan orang didokumentasikan dan hewan bergerak dengan berbagai cara.
Penemuan Muybridge yang menjadi inspirasi bagi Thomas Edison (yang memegang paten untuk kamera film), Philip Glass (yang menulis sebuah opera tahun 1982 berdasarkan percobaan pembunuhan Muybridge s), video musik untuk "Lemon" lagu oleh U2 ("A orang membuat gambar - gambar bergerak / Melalui cahaya diproyeksikan ia dapat melihat dirinya dari dekat "), dan peluru efek gerakan lambat khusus dalam film The Matrix.

Iwak Peyek" Ternyata Lagu Suporter Olympiakos

Suporter Olympiakos nyanyikan
Suporter Olympiakos nyanyikan "Iwak Peyek" lebih dulu. (foto: Youtube)
 JAKARTA- Kontroversi lagu “Iwak Peyek” antara Trio Macan dan Arek Band tampaknya sudah selesai. Tapi, ternyata ada fakta baru mengenai lagu yang cukup tenar belakang ini.

Ternyata, nada lagu “Iwak Peyek” sudah lama dinyanyikan suporter salah satu klub sepakbola ternama di Yunani, Olympiakos. Hal ini terlihat dari salah satu video yang ditampilkan di Youtube.

Dalam video berdurasi 1.49 menit itu menggambarkan ribuan fans Olympiakos tengah bernyanyi di stadion memberikan dukungan kepada klub sepakbola kesayangan mereka. Nada atau pun ritme yang dinyanyikan supporter Olympiakos tersebut sama persis dengan lagu “Iwak Peyek” yang dinyanyikan Arek Band dan Trio Macan. Hanya saja perbedannya mereka menyanyikannya dalam bahasa Yunani.

Berbeda dengan Arek Band yang memomulerkan “Iwak Peyek” sejak tahun 2011, dan Trio Macan pada tahun 2012 ini, video penggemar Olympiakos tersebut sudah diposting sejak 2 Agustus 2006.

Lalu sebenarnya yang menjiplak “Iwak Peyek”?

16 Fakta Mencengangkan Selama Syuting "Titanic"

Dalam rangka menyambut dirilisnya kembali film "Titanic", Yahoo! Shine melakukan penggalian lebih dalam, mengenai fakta-fakta paling gila yang terjadi selama penggarapan film yang disutradarai James Cameron tersebut. Apa sajakah itu?

1. Kadal peliharaan Leonardo DiCaprio yang bernama Blizz, mengalami cedera di lokasi syuting. Namun aktor tampan tersebut segera merawatnya dan memulihkan kondisi hewan kesayangannya itu.

2. Ternyata, awalnya sang sutradara James Cameron menginginkan agar Gwyneth Paltrow yang berperan sebagai Rose DeWitt Bukater. Selain itu, Claire Danes dan Nicole Kidman juga dipertimbangkan untuk peran itu.

3. Paramount Pictures ingin agar Matthew McConaughey berperan sebagai Jack Dawson, namun James bersikeras mengusulkan Leonardo DiCaprio. Dan Leonardo hampir menolak peran tersebut untuk bermain sebagai peran utama di film 'Boogie Nights', film tentang industri film dewasa di tahun 1970an.


4. Setelah mengetahui bahwa ia harus bertelanjang di depan Leonardo DiCaprio, Kate Winslet langsung waspada terhadap lawan mainnya itu, ketika mereka pertama kali bertemu.

5. Adegan pertama yang harus dilakukan oleh Kate dan Leonardo bersama adalah saat Jack harus melukis gambar telanjang Rose. James melakukannya dengan maksud memanfaatkan energi kegugupan dari aktor muda itu.

6. James yang menggambar sendiri sketsa telanjang dari Rose, dan tangannya ditampilkan dalam film tersebut. Gambar itu kemudian dilelang dan terjual dengan harga 16 ribu dolar Amerika (sekitar Rp 146,2 juta).

Rose DeWitt Bukater (Rose Dawson Calvert) diperankan Kate Winslet dan Gloria Stuart.7. Gloria Stuart adalah aktris tertua yang pernah menerima nominasi Oscar, untuk perannya sebagai Rose tua, pada usia 87 tahun. Dia juga merupakan satu-satunya orang yang sudah hidup saat bencana nyata Titanic terjadi.

8. Penyanyi baru, Enya menolak kesempatan untuk menyanyikan soundtrack dari film tersebut. Pekerjaan itu kemudian diberikan kepada komposer Jack Horner. Soundtrack film itu yang berjudul "My Heart Will Go On" merupakan lagu pertama dari film non-musikal yang berhasil meraih Oscar.

9. Penyanyi musik Country, Reba McEntire sebelumnya direncanakan untuk berperan sebagai Molly Brown. Namun karena jadwal yang padat, peran itu jatuh pada Kathy Bates.

Adegan "Titanic" (Foto: Getty Images)10. Selama adegan kapal tenggelam, Kate adalah satu-satunya pemeran yang tidak menggunakan pakaian dalam khusus berbasah-basahan (wetsuit). Akibatnya ia terkena pneumonia.

11. 150 pemain tambahan ditraining mengenai etika dan gaya hidup pada abad ke-20. Sebuah video edukasi juga diputar berulang-ulang di ruang ganti pakaian.

12. Kaviar Beluga benar-benar disajikan dalam ruang makan malam kelas pertama.

13. Saat film itu kehabisan anggaran, James memotong bayarannya sebagai sutradara sebesar 8 juta dolar Amerika (sekitar Rp 73,1 miliar).

Kalung Le Coeur De La Mer (Heart of the Ocean) | Foto: Getty Imag …14. Setelah malam terakhir syuting di Novia Scotia, seseorang telah menaruh obat PCP (Angel Dust, sejenis obat bius) ke dalam sup yang disajikan untuk para pemeran dan juga kru. Akibatnya delapan puluh orang mengalami sakit dan beberapa diantaranya dirawat di rumah sakit.

15. Ketika Rose melihat ke langit, saat ia menunggu kapal penyelamat, bintang-bintang di langit membentuk gugusan Heart of the Ocean.

16. Pada 2010 lalu, James mengatakan bahwa alasan sebenarnya dia ingin membuat film itu adalah agar dia bisa merekam reruntuhan kapal Titanic yang sebenarnya.