Bangkitlah dari kesedihan, karena kesedihan adalah proses yang harus dilalui untuk menuju kebahagiaan.

Kamu tak akan pernah bisa meraih apa yg ada di depanmu, jika kamu tak pernah mau melepaskan apa yg ada di masa lalumu.

Jangan mencoba tuk menjadi handal dlm sgala hal. Jadilah handal dlm satu hal. Itu yg membuatmu istimewa.

Yg membedakan Pemenang dgn pecundang adalah bagaimana seseorang Bereaksi terhadap setiap perubahan Takdirnya.

Pernah terbesit dipikiran kalau cinta adalah hal paling indah dalam hidup, beda saat kita sendiri hati ini terasang kosong bagai tidak ada isinya.

Hal paling penting didunia ini adalah kasih sayang, seandainya tidak ada mungkin dunia sudah kiamat.

Selasa, 10 April 2012

Film "Love is U" Telan Biaya Rp 5 Miliar

 

Film "Love is U" yang menceritakan kisah sukses kelompok musik "Cherrybelle" dan telah diputar di bioskop-bioskop mulai 29 Maret 2012 menelan biaya produksi mencapai Rp 5 miliar.
"Kami melihat 'Cherrybelle' bukan sekadar grup band, melainkan sudah menjadi 'pop ikon' di Indonesia," kata Executive Produser Film "Love is U" Ardiansyah Solaiman di sela "Meet and Greet Cherrybelle" di Semarang, Minggu (8/4).
Ia menjelaskan bahwa film yang pembuatannya hanya dalam waktu 12 hari tersebut menceritakan tentang perjalanan sembilan gadis, yakni Wenda, Annisa, Cherly, Felly, Christy, Angel, Gigi, Devi, dan Ryn dalam bermusik.
Para fans "Cherrybelle" yang berasal dari berbagai usia, mulai anak kecil hingga remaja, dia mengakuinya hal itu menjadi inspirasi dalam membuat film itu sehingga menunjukkan bahwa kelompok itu digemari berbagai kalangan.
"Itulah yang mendasari kami membuat film yang menceritakan tentang kehidupan mereka (Cherrybelle, red.), setidaknya menceritakan perjalanan dan pertemuan mereka hingga bisa membentuk Cherybelle," katanya.
Menurut dia, kesulitan membuat film tersebut terletak pada sulitnya mencari celah syuting di tengah kepadatan jadwal mereka. Apalagi, waktu yang tersedia untuk pembuatan film itu hanya selama 12 hari.
"Ya, jadwal waktu syuting yang singkat dan kepadatan jadwal personel Cherybelle memang menjadi kesulitan tersendiri. Namun, akhirnya film itu bisa selesai cepat waktu dan segera diputar di bioskop," katanya.
"Love is U" yang menjadi film pertama yang diproduksi Radikal Films itu, kata dia, saat ini sudah ditonton sekitar 150 ribu orang sejak diputar pada tanggal 29 Maret lalu menjadi tanda sambutan positif dari masyarakat.
Berkaitan tema cinta yang diusung, dia mengatakan cinta memang kata yang tidak mudah didefinisikan. Namun, dalam film tersebut diartikan cinta secara universal, bisa kepada orang tua, sahabat, dan pacar.
Setelah film "Love is U", Ardiansyah mengaku pihaknya berencana menggarap film kedua yang masih bersegmentasi kalangan pelajar dan remaja, yakni menceritakan tentang kisah misteri pembunuhan di sekolah.
Sementara itu, Annisa salah satu personel Cherybelle mengatakan bahwa seni peran memang sesuatu yang benar-benar baru bagi mereka dan menjadi hal yang sangat menantang. Namun, itu dijadikan semacam pembelajaran.
"Sutradara, para kru, dan pemain-pemain film yang lebih senior sangat saar mendidik kami dan mengajarkan tentang tahap-tahap bagaimana berakting yang baik di depan kamera," kata remaja berusia 22 tahun itu seperti dikutip dari Antara.


sumber:wartakotalive.com

Tolak Dewa 19, Yoda Pilih Indonesian Idol

Prattyoda Bhayangkara (Foto: Rully Firdaus/okezone))

JAKARTA - Prattyoda Bhayangkara alJAKARTA - Prattyoda Bhayangkara alias Yoda, kontestan Indonesian Idol 2012 yang memiliki gaya rambut ala Slash eks gitaris Guns N' Roses mengaku tergiur tawaran Ahmad Dhani yang berniat menjadikannya vokalis Dewa 19 menggantikan posisi Once Mekel.

Pria rocker asal Kebumen itu sempat berbincang dengan Ahmad Dhani saat berkunjung ke markas Republik Cinta Manajemen (RCM) di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, sebelum masuk babak 15 besar.

Yoda mengatakan, saat itu dirinya dengan Dhani hanya sebatas obrolan biasa, belum ke tahap yang serius. Hingga, lanjutnya, dia memilih menyelesaikan dulu tanggung jawabnya di Indonesian Idol dibanding menuruti permintaan Dhani.

"Kalau masalah itu, Yoda ingin bertanggung jawab di Indonesian Idol dulu. Yang jelas aku harus di Indonesian Idol, ya meski harus gugur di Dewa," ujar Yoda ditemui di Blacksteer Auto Loung, The Bellezza Suites, Permata Hijau, Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Meski demikian, dirinya mengaku sangat tergiur walau baru sebatas obrolan biasa seperti obrolan di warung kopi.
  
"Tergiur lah pasti, siapa yang enggak tahu band Dewa," tutupnya.

okezone

Minggu, 08 April 2012

Asal Usul Nama God Bless

Ketika gitaris Ludwig LeMans dan Vokalis Achmad Albar menginjakkan kaki mereka di Jakarta untuk berlibur pada tahun 1973 tiba-tiab mereka berdua melihat fenomena musik panggung terutama rock yang terasa euphoria .Keinginan untuk ngeband di Indonesia kian menggebu setelah melihat konser-konser band-band rock ternama Indonesia saat ituLudwig LeMans dan Achmad Albar.Loetje,panggilan akrab Ludwig LeMans bahkan telah merancang nama The Balls untuk jatidiri band rock yang mereka idamkan.
Nama The Balls hampir dipergunakan.Bahkan dalam beberapa media cetak termasuk diantaranya di majalah Aktuil,gagasan nama The Balls yang diulurkan Loetje telah dimuat.Tapi Achmad Albar malah lebih sreg dengan nama The Road.Tapi The Road pun batal untuk dipakai sebagai nama band.Setahun kemudian Deddy Dorres menggunakan nama The Road untuk nama proyek musik popnya di Purnama/Remaco bersama Ludwig LeMans (gitar),Donny Gagola (bas) dan Fuad Hasan (drum).
Lalu nama lain pun diusulkan yaitu  The God.Cuma nama ini urung pula dipakai,karena membawa beban berat,kata mereka.
Kemudian versi resmi yang sering dilontarkan oleh personil God Bless mengenai asal usul nama yaitu ketika di bulan Desember,di rumah Mia (Camellia Malik)dan almarhum Fuad Hassan (drummer) ,Donny dan Iyek melihat sebuah Kartu Natal dan Tahun Baru tergeletak di meja ruang tamu.Donny tertarik dengan kata God Bless pada Greeting Card yang berbunyi ……may God bless you !. Donny dan Iyel lalu berembuk.”Wah kita pakai saja kata God Bless” sepakat mereka berdua Dan resmilah mereka menggunakan nama God Bless hingga kini.
Mungkinkah karena nama inilah yang membuat God Bless bertahan hingga 35 tahun kemudian ? Diberkati Tuhan.

Iis Dahlia Dukung Dangdut Menjadi Warisan Budaya


foto 
Jakarta-Pedangdut Iis Dahlia menyambut baik rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengangkat musik dangdut ke UNESCO sebagai calon budaya warisan dunia. “Saya setuju banget,” kata dia saat dihubungi, Ahad, 8 April 2012.

Menurutnya, musik dangdut memang merupakan budaya asli bangsa Indonesia sehingga sudah seharusnya ditopang oleh pemerintah. Salah satunya dengan menjadikan musik dangdut sebagai budaya bangsa dan sekaligus budaya dunia. Ia juga meminta pemerintah mendukung aliran musik ini agar dangdut dapat bertahan di tengah dunia musik Indonesia.

“Saya mendukung rencana pemerintah tersebut, namun lebih penting lagi agar pemerintah membantu dangdut tetap dapat eksis di negara sendiri,” kata dia. Bantuan yang ia maksudkan antara lain berupa campur tangan pemerintah agar dunia penyiaran lebih ramah kepada musik dangdut.

Menurut Iis, saat ini musik dangdut seperti dianaktirikan oleh masyarakat dan dunia penyiaran, terbukti dengan sulitnya pedangdut masuk ke program musik di televisi. Ia mengatakan penyanyi dangdut sulit mempromosikan lagu barunya ke program televisi karena program itu jarang mau menerima mereka sebagai salah satu artis pengisi acaranya.

“Harapannya, pemerintah dapat memberi pengaturan agar program televisi tidak mendiskreditkan pedangdut,” ucapnya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami dangdut sebagai sebuah warisan budaya indonesia yang tidak kalah bagus dengan aliran musik lain.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan musik asli Indonesia, Dangdut berpotensi diajukan ke UNESCO sebagai calon budaya warisan dunia. "Musik dangdut itu potensinya besar," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti saat dihubungi Tempo, Ahad 8 April 2012.

Wiendu menjelaskan musik Dangdut adalah kebudayaan yang unik. Musik Dangdut punya ciri khas yang tak dimiliki oleh musik jenis lain dimana pun.

“Musik dangdut yang dinyanyikan oleh pedangdut Indonesia memang lebih merdu dibandingkan pedangdut negara lain,” kata Iis Dahlia.

Ia mengklaim pedangdut asal Indonesia dapat membawakan musik dangdut lebih baik dari pedangdut yang berasal dari negara lain. Hal ini dapat terjadi karena menurutnya musik dangdut telah mengakar dalam budaya dan keseharian masyarakat serta karena dangdut terlahir di Indonesia.